Sabtu, 13 Februari 2016

2nd.

Diposting oleh Diah Novianti di 07.11 0 komentar

Rabu, 10 Februari 2016

Distraught

Diposting oleh Diah Novianti di 07.43 1 komentar

Sabtu, 06 September 2014

Coretan Kecil

Diposting oleh Diah Novianti di 17.19 0 komentar
Tidak ada yang abadi ataupun kekal di dunia ini. Semua pasti akan berangsur-angsur berubah lalu menghilang.

Mungkin kita pernah merasa sedih atas kehilangan atau kesal dengan perubahan. Perubahan tidak selalu ke arah yang negatif, perubahan bisa juga ke arah yang positif. Setiap orang berhak berubah untuk suatu alasan. Setiap orang mungkin pernah merasakan sakit atas perubahan. Atau malah bahagia dengan perubahan itu. Percaya aja, nggak semua di dunia ini harus seperti yang kita mau. Semua pasti akan berubah tergantung waktunya, perlahan-lahan atau tiba-tiba.

Tapi sekarang kita harus sadar kalau di dunia ini nggak ada yag sifatnya kekal atau abadi. Semua akan berubah. Jadi kamu harus siap dengan segala sesuatu ataupun seseorang yng berubah J

Jadi untuk mereka yang berubah kepadamu atau sesuatu menghilang darimu, ikhlaskan lah. Doakan saja agar mereka selalu di jalan yang terbaik. Berdoa saja, mungkin dengan begitu hidupmu jauh lebih indah J

Jumat, 14 Februari 2014

Diposting oleh Diah Novianti di 07.07 0 komentar

Karena ada kamu, aku bahagia.

Diposting oleh Diah Novianti di 07.01 0 komentar
Aku menatap mata itu lagi. Sudah cukup lama. Mata itu selalu memancarkan sinarnya dibalik warnanya yang hitam penuh itu. Aku senang mendeskripsikan semua tentang kamu. Bagiku, itu sangat menarik. Apalagi mata hitam penuh yang mempunyai berbagai maksud dan makna tertentu itu.

Aku suka ketika kamu tersenyum. Rasanya semua senyum yang kamu punya hanya ditujukan untuk aku. Hahaha! Aneh ya, sebegitu membiuskah senyum kamu bagiku?

Aku senang melihatmu kalau lagi tertidur. Wajahmu seperti anak kecil tanpa dosa. Matamu yang indah itu menyisakan sedikit bagian putihnya. Lucu.

Aku senang mendengar tawamu. Rasanya kamu bahagia sekali kalau sedang tertawa. Tawa yang tidak biasa itu membuat kamu jadi semakin terlihat ceria. Membuat kamu terlihat seperti anak kecil yang sangaaaaaat bahagia.

Aku tertarik pada berbagai tingkah laku kamu yang masih kekanak-kanakan. Aku senang melihatmu bercanda dengan berbagai gurauan yang kamu punya. Aku senang melihat tingkah kamu. Aku senang berada di sampingmu.

Dan, aku senang mengenal semua tentang kamu.

Aneh ya, aku kira akhirnya tidak akan seperti ini. Padahal awalnya hanya biasa-biasa saja. Sebenarnya ini bukan apa-apa juga bukan tentang apa. Aku hanya merasa senang bertemu kamu. Pria dengan mata bulat hitam sempurna yang taat pada agamanya.

Padahal, hanya dengan kita bisa sama-sama saja aku sudah merasa senang. Tapi ternyata Tuhan punya rencana lain, rencana yang lebih indah dari yang terjadi selama ini. Karena setiap kejadian pasti akan ada masanya dimana ia terjadi dan Tuhan tahu kapan Ia harus menjalankannya. Sungguh, sutradara yang hebat!

Rasanya masih banyak lagi deskripsi tentang kamu. Si Aremania yang pintar menyembunyikan sesuatu. Aku bingung harus merangkai kata apalagi, karena dengan sesederhana itu, kamu alasan dibalik kebahagiaan terpendam aku selama ini.


Karena ada kamu, aku bahagia…

Rabu, 08 Januari 2014

Diposting oleh Diah Novianti di 06.00 0 komentar

Jika aku sebuah bintang...

Diposting oleh Diah Novianti di 05.59 0 komentar
Jika aku sebuah bintang…
Berpendar cahaya dalam kegelapan
Menghiasi langit malam yang kelam

Jika aku sebuah bintang…
Berapa pasang mata yang akan menatapku
Berada jauh di langit sana

Jika aku sebuah bintang…
Akan adakah yang melihatku sebagai bintang paling terang
Yang akan menjaga cahayaku
Juga keberadaanku

Tuhan dan Kita

Diposting oleh Diah Novianti di 05.55 0 komentar
Katanya dunia ini menarik karena ada perbedaan. Benarkah? Bagaimana jika dihubungkan dengan aku dan kamu? Atau kita? bisakah kalimat tadi tetap pada pendiriannya?

Beda. Beda. Beda.

Satu kata tapi terkadang memiliki banyak luka. Satu kata di antara kita yang seolah menjadi dinding pembatas antara bumi dan langit. Jika aku menjadi bumi dan kamu langitnya, bisakah perbedaan menjadi pemersatu kita?

Entahlah.

Aku bingung. Aku ragu.

Jika kita memanggil Tuhan dengan nama yang berbeda, masih bisakah kita bersatu dan memadukan rasa? Atau jika kita memanggil Tuhan dengan nama yang sama, maukah Ia memberikan jalan yang terbaik untuk kita?

Tuhan…

Jika aku dan dia berdoa di tempat yang berbeda, akankah dinding pembatas itu bisa dihapuskan? Akankah aku dan kamu bisa menjadi kita? Maukah Engkau menyatukan dua insan-Mu yang berbeda ini?
Bagaimana dengan keluargaku? Atau keluarganya? Akankah mereka bisa menerima keadaan kita juga keberadaan kita yang selama ini ada?

Tuhan…

Kuatkalah aku. Juga dia. Berikanlah aku jalan-Mu.
Agar aku bisa memilih.
Mendapat kebahagiaan dan semua yang kucari.

J

PHP (Pemberi Harapan Palsu?)

Diposting oleh Diah Novianti di 05.54 0 komentar
Ya jaman sekarang pasti udah pada sering denger kata yang satu ini. PHP. Sebenarnya PHP itu apa sih? Yuk kita bahas ~

Sebenarnya gak akan ada yang pernah ngerti sama kata PHP. Kenapa? PHP itu relatif. Semua di dunia ini juga relatif kecuali kecepatan cahaya (ini di fisika :D). Di sini PHP menyangkut dua pihak dimana siapa suka sama siapa, siapa berharap sama siapa, dan siapa ngasi harapan sama siapa.

Jatuh cinta dalam diam

Diposting oleh Diah Novianti di 05.52 0 komentar


Aku memandang keluar melalui jendela kamarku. Rintik-rintik hujan mulai tampak pada benda berwarna bening itu. Hujan mulai menunjukkan sisi akustiknya. Gerimis-gerimis kecil itu mulai memenuhi jendela kamarku. Aku sangat suka saat-saat seperti ini. Hujan membawa suasana tersendiri saat ia turun. Lamunanku dibuyarkan oleh suara handphone-ku.

Diposting oleh Diah Novianti di 05.49 0 komentar
Haloha, it's so so so so late. But, Happy New Year all! God bless you! ;D ;D

Rabu, 25 Desember 2013

Diposting oleh Diah Novianti di 05.05 0 komentar

Sabtu, 21 Desember 2013

Di antara wanginya dupa dan merdunya adzan

Diposting oleh Diah Novianti di 08.09 0 komentar
"Hay, lama nunggunya ya? Maaf ya, biasa jumat'an agak lama"
"Ah, bukankah aku sudah biasa menunggumu, tenang saja, aku tak akan pernah bosan menunggumu. Sudahlah, kita jadi ke taman?"
"Oh iya! Ya ampun, hampir saja aku lupa. Ayo!"
"Tadi kamu yang mengumandangkan adzan? Merdu sekali. Aku suka."
"Oh ya? Hehe. Terima kasih. Kamu juga cantik kalau sedang berpakaian adat. Ada aura yang tidak bisa aku definisikan."
"Ah kamu terlalu lebay, Mas. Mau duduk di tempat biasa?"
"Tentu."

"Mas, kira-kira sampai kapan ya?"
"Apanya yang sampai kapan, Dik?
"Kita."
"Sudahlah, bukankah kita sudah sering membahas ini? Biarkan saja semuanya mengalir."
"Ya, tapi sampai kapan?"
"Entah dik, sampai Tuhan mempersiapkan hal yang indah pada waktunya nanti."
"Mas, terima kasih ya."
"Untuk apa?"
"Karena kamu sudah mau menerima perbedaanku."
"Kalau begitu aku juga berterima kasih."
"Tapi ibumu...."
"Jangan terlalu khawatir. Beliau hanya belum bisa menerima. Aku anak laki-laki satu-satunya yang dia punya."
"Hhmm."
"Ada apa, Dik?
"Aku khawatir, Mas."
"Tidak. Jangan bicara ini lagi. Aku ingin kita bahagia dulu."
"Tapi Mas...."
"Ada cinta di sini, di antara kita. Apa kamu mau mengorbankannya?"

Aku terdiam. Membiarkan angin membelai wajahku, langit biru yang akan menjawab semuanya, dan terik matahari yang menjadi saksi. Cinta tapi beda.

Jumat, 22 November 2013

Paris!!!

Diposting oleh Diah Novianti di 06.00 0 komentar
PARIS!!! Ya, salah satu kota paling romantis di dunia ini memang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Kenapa dibilang paling romantis? Mag for Women pun mengungkap alasan kenapa Paris bisa jadi kota paling romantis. Simak selengkapnya.
Paris selalu menjadi destinasi favorit bagi pasangan pengantin baru. Selain eksotis, Paris juga disebut-sebut sebagai kota paling romantis sedunia.

Sejarah
Paris adalah tanah seni dan para seniman itu sendiri. Di dalamnya penuh dengan bangunan dan cerita sejarah kuno di baliknya.
Pelayanan
Berkunjung ke Paris membuat seseorang diperlakukan seperti raja. Sebab bangunannya begitu megah dan pelayanan di sana juga sungguh mewah.
Menara Eiffel
Tidak lengkap rasanya jika ke pergi ke Paris tanpa mampir ke menara Eiffel. Tempat tersebut bahkan sering digunakan banyak orang untuk melamar kekasihnya.
Pemandangan
Entah itu melamar, menikah, atau menghabiskan bulan madu, Paris mampu menyajikan pemandangan yang cocok untuk seluruh momen tersebut bagi para pasangan.
Makanan
Menikmati makan malam di Prancis adalah hal romantis yang bisa dilakukan para pasangan. Sebab selain terkenal dengan makanannya yang mewah, jangan lupakan sajian wine yang menggiurkan.
Di jalan
Banyak sekali pasangan di jalan-jalan Prancis yang terlihat berduaan. Suasana seperti itu pun mendukung bagi para pasangan yang menginginkan hal paling romantis saat berduaan.
Petualangan
Jika tidak suka mengumbar kemesraan di tempat umum, pasangan yang datang ke Prancis juga bisa berpetualang dengan mengunjungi situs dan makam kuno yang tetap membawa suasana romantis.
Museum
Ada puluhan pameran seni yang dilangsungkan di Paris setiap harinya. Selain itu, museum di Paris juga begitu cantik dan memiliki kesan romantis bagi para pengunjungnya.
Jembatan harapan
Salah satu alasan kenapa Paris jadi kota paling romantis sedunia adalah ada jembatan harapan di sana. Konon legenda mengatakan kalau apapun yang diungkapkan di atas jembatan dan menguncinya dengan ciuman mampu menjadi kenyataan.

(www.merdeka.com)

Rabu, 20 November 2013

Miley Cyrus - I'll always remember you

Diposting oleh Diah Novianti di 15.43 0 komentar
I always knew this day would come
We'd be standing one by one
With our future in our hands
So many dreams so many plans

Always knew after all these years
There'd be laughter there'd be tears
But never thought that I'd walk away
With so much joy but so much pain
And it's so hard to say goodbye

But yesterdays gone we gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments so glad I got to know ya
The times that we had I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you

Nananananana

Another chapter in the book cant go back but you can look
And there we are on every page
Memories I'll always save
Up ahead on the open doors
Who knows what were heading towards?
I wish you love I wish you luck
For you the world just opens up
But it's so hard to say goodbye

Yesterdays gone we gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments so glad I got to know ya
The times that we had I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you

Everyday that we had all the good all the bad
I'll keep them here inside
All the times we shared every place everywhere
You touched my life
Yeah one day we'll look back we'll smile and we'll laugh
But right now we just cry
Cause it's so hard to say goodbye

Yesterdays gone we gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments so glad I got to know ya
The times that we had I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you

Nanananana

I'll always remember you
I'll always remember you

Jumat, 25 Oktober 2013

Buat kamu, kak :)

Diposting oleh Diah Novianti di 06.18 0 komentar
Well, pertama-tama aku cuma mau ngucapin holaaa :)))

Semoga kamu dalam keadaan baik-baik saja dimanapun kamu berada ya *apasihkayaksurat*. Makasih karna sampai saat ini kamu masih mau ada di samping aku, semoga kamu bahagia sama aku yg entah aku gatau apa yg kamu rasain sebenernya kalo kamu ada di samping aku. 

Gimana? Susah juga ya? Bali-Tangerang lumayan juga kan? Hahaha. But, I believe, distance doesn't ruin relationship, right? :)

Semoga kamu benar-benar pantas buat aku tunggu ya. Jangan cepat berubah, jangan berubah ke arah yang lebih buruk, lagi :) hehe

Udah lumayan lama ya kita sama-sama. Aku cuma bisa bilang makasih dan maaf untuk semua yang pernah terjadi.

Tapi, tolong.... jangan biarin aku berjuang sendirian. Jangan biarin aku jalan sendiri buat ngejalanin ini semua. Aku butuh kepercayaan, pengertian. Aku butuh kamu, di sini. Bisakah?

Intinya, aku tetep sayang kamu. Entah mau kamu berubah ke arah yang lebih buruk atau masih membiarkan aku berjuang sendirian, aku tau kamu punya alasannya. Entah apapun itu, aku yakin. Aku yakin sama pilihanku, sama keputusan aku, kak. Tolong jangan buat aku ngerasa sia-sia :)

Diantara bulir air mata dan dinginnya malam, aku masih sayang kamu, tetep sayang kamu :'))

Rabu, 18 September 2013

Especially for my BESTboyFRIEND. Thank you :)))

Diposting oleh Diah Novianti di 04.15 0 komentar
Jadi, awalnya kita bukan siapa-siapa. Awalnya kamu dan aku hanya sebatas kenal. Sampai akhirnya kita bukan lagi hanya sebatas "kenal". Dari yang awalnya saling tatap sekarang menjadi saling sapa. Dari yang awalnya saling senyum kini tertawa bersama. Yah. Lucu.
Aku akui, kamu memang perhatian. Bahakan lebih dari orang terdekatku sendiri. Kamu baik, ceria, dan masih banyak lagi sifat yang membuat hatiku cukup terkesan. Aku memang tak bisa menjadikanmu siapa-siapa di hidupku. Kita hanya teman. Dan aku hargai setiap perbuatan baikmu padaku.
Yah. Mungkin kamu belum menyadari, bagiku kehadiranmu membuat hidupku cukup berwarna. Mengurangi kesepian dan mengobati kerapuhanku. Kamu baik. Sangat. Tapi seseorang sepertiku bukan orang yang tepat untukmu.
Maaf, aku tak akan pernah bisa menjadikanmu siapa-siapa. Walau sebenarnya ku ingin seseorang yang lebih baik. Andai semua bisa memilih, tapi hatiku memang bukan untukmu.  Tapi tak akan pernah, tak akan pernah.
Tapi sekarang, kamu bukanlah kamu lagi. Aku tahu kamu mulai tertarik pada gadis lain. Syukurlah, mungkin dia gadis yang tepat bagimu. Tapi kamu berbeda. Berubah. Tak lagi hangat atau bahkan sekedar saling sapa. Seakan-akan kamu tak lagi menganggap aku orang yang pernah menjadi "seseorang" di hidupmu. Orang terdekat dengan kamu.
Tiba-tiba kita seolah tak saling mengenal. Pesan singkatmu tak lagi sama dengan dulu. Aku tahu gadis itu telah mengalihkan duniamu. Aku bahagia. Sungguh. Tapi aku juga merasa sedih. Merasa kehilangan sosok seorang teman. Merasa kehilangan sosok terdekat dalam hidupku, juga perhatian-perhatian yang biasanya ada di setiap malamku. Walau aku tak akan pernah bisa menjadikanmu siapa-siapa, entah mengapa ada sesuatu yang lain. Sebuah perasaan yang tidak bisa didefinisikan. Kehilanganmu. Mungkin.
Jadi, mungkin ini salahku yang menganggap perhatianmu terlalu berlebihan atau menganggap kamu benar-benar memperhatikanku. Mungkin kamu lelah. Mungkin kamu sudah menemukan sosok baru yang jauh lebih baik dariku. Dan aku tak akan pernah bisa menahanmu.
Untuk semuanya, aku hanya bisa mengucapkan terimakasih. Entah untuk apapun itu, untuk kedekatan kita yang cukup abstrak. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, karena aku tahu kamu bukan tipe "penjahat" wanita.
Aku minta maaf karena sampai detik ini aku tidak bisa membalas satu-persatu kebaikanmu.
Well, jangan pernah berubah karena hal apapun itu. Karena diam-diam rasa sakit juga tergores di hatiku :)

Rabu, 12 Juni 2013

Selamat datang di hidup saya, Tuan :)))

Diposting oleh Diah Novianti di 07.37 0 komentar
Perkenalan kita begitu singkat, begitu manis. Awalnya, aku tak mengira ini akan menjadi sebuah cerita yang panjang. Awalnya, aku tak mengira ini akan menjadi sebuah kisah yang manis, yang mampu menjadi magis dalam pikiranku. Perkenalan kita biasa saja, sungguh. Bahkan aku tak menyangka, kamu yang dulunya menyukai teman dekatku sendiri sekarang bisa menjadi sedekat ini denganku.

Sungguh, aku tak bisa menolak datangnya perasaan. Apalagi jika menyangkut kamu, lelaki yang selalu mengisi sel impuls otakku. Entah perasaan apa, aku mulai merasa nyaman denganmu. Merasa bahagia, tenang, atau apapun itu. Kamu sungguh berbeda dengan mereka semua yang pernah datang dan pergi di hidupku, aku bisa menjadi diriku sendiri tanpa pernah malu bersama denganmu.

Halo Tuan, selamat datang di dunia saya yang sempat tak berwarna lagi. Terimakasih telah memberi bias cahaya yang sangat indah dalam hidup saya.  Terimakasih telah membantu saya membangun perasaan yang sempat terpatahkan oleh orang-orang yang hanya bisa menjual omongannya saja. Terimakasih karena telah menjadikan saya menjadi diri sendiri. Terimakasih telah berbeda dari siapapun. Terimakasih untuk apapun.

Kamu, pria yang selalu mengalah untuk setiap kelakuan yang aku perbuat. Maaf jika aku terlalu banyak egois dan mementingkan keinginanku sendiri. Mungkin aku yang masih terlalu kekanak-kanakan sementara kamu begitu dewasa dengan pikiranmu. Kamu, pria yang selalu tersenyum meskipun aku terkadang menyakiti perasaanmu. Maaf aku sudah terlalu egois mengira kamu seseorang dalam hidupmu, padahal kita belum menjadi siapa-siapa bukan? Ah tapi, aku benar-benar tak ingin mengakhiri kisah yang sudah terlanjur manis ini. Maaf aku sudah menjadikanmu orang yang berpengaruh dalam hidupku.

Halo Tuan, tetaplah menjadi kamu yang sekarang. Yang tak akan pernah berubah seiring berjalannya waktu. Tetaplah menjadi es yang tak akan pernah mencair walau suhu terus meningkat. Mungkin sesuatu yang mustahil, karena setiap manusia pasti akan berubah. Tapi, tetaplah menjadi bintang yang terang di hatiku walaupun akan lebih banyak bintang yang lebih terang muncul di sisi langit lainnya. Karena kamu tentu berbeda, karena kamu tentu istimewa di sini (baca; dihatiku)

Tak banyak yang bisa aku ungkapkan dari awal perkenalan kita, karena aku sendiri sadar, tak banyak kata yang bisa diungkapkan oleh betapa manisnya cerita yang terus berlanjut ini. Dan biarkan cerita ini menemukan jalan akhirnya yang bahagia karena setiap cerita pasti selalu mempunyai akhir. Karena aku percaya, aku pasti untuk kamu.

Tuan, sekali lagi. Terimakasih sudah datang ke dunia saya ini dan membawa perubahan yang berpengaruh besar terhdapa hidup saya. Semoga cerita kali ini benar-benar mempunyai jalan akhir yang indah dan aku akan tetap bersamamu. Semoga. Terimakasih telah menjadikan saya seseorang yang sangat istimewa di hatimu. Terimakasih, Tuan.

Untuk kamu yang sangat berarti di hidup saya, terimakasih sudah datang di kehidupan ataupun di hati saya. Semoga Tuhan selalu menyayangimu melebihi aku menyayangimu. Semoga kamu selalu bahagia karena sudah sangat baik terhadap saya. Saya selalu mendoakan yang terbaik, untuk bahagia dan tawamu. Selalu.



Terimakasih :)))

Saya mencintaimu, juga kenangan kita

Diposting oleh Diah Novianti di 07.36 0 komentar
Tiga tahun lamanya kita sudah tak bertemu. Sudah selama itu ternyata. Tak ada lagi kamu juga kisah bersamamu. Tiga tahun lamanya kita sudah sama-sama saling melupakan. Seolah tak kenal satu sama lain, memendam rindu masing-masing.

Ternyata, semuanya tidak semudah yang kukira. Awalnya memang kita berjalan pada garis Tuhan masing-masing, tapi nyatanya? Semua tak lagi sama ketika aku bertemu lagi denganmu.

Mata itu, senyum itu, tawa itu, semua masih belum hilang dari ingatan. Merasuki sel-sel otak yang sudah lama kulupakan. Berhamburan lagi dalam atmosfer ingatan yang sudah lama kubuang.

Mengapa datang kembali? Mengapa membuka luka lama lagi? Aku yang bersusah payah membangun perasaanku kembali seolah mendapat guncangan yang sewaktu-waktu bisa merobohkan pendirianku. Kamu yang datang kembali ketika pergi tak pernah pamit kepadaku, ingatkah pada setiap kenangan yang kita ukir dulu? Ingatkah pada setiap tawa renyah yang selalu dirindukan? Ingatkah pada morning call yang selalu bisa membuatku semangat untuk menjalani hari-hari yang ada? Tapi Sayang, itu dulu. Sebelum kamu pergi tanpa pamit, sebelum kamu mengilang tanpa jejak.

Tentu aku tak bisa memungkiri, pada akhirnya aku juga akan sangat merindukan semua kenangan kita. Bukankah yang hilang akan selalu dirindukan? Tentu saja aku masih mempunyai rasa yang sama, rasa yang selalu ada untuk mencintaimu.

Tapi pantaskah seseorang yang tidak memperjuangkanku sama sekali masih tetap saja aku perjuangkan? Kamu kembali, hanya menorehkan luka lama, yang seharusnya sudah mengering dan juga tak berbekas.
Maaf Sayang, aku tak bisa membohongi diriku sendiri. Aku merindukanmu. Aku ingin kamu pulang dan kembali membangun kenangan bersama. Aku masih mencintaimu juga merindukan kenangan kita.

Jumat, 07 Juni 2013

Diposting oleh Diah Novianti di 03.47 0 komentar

Sabtu, 13 Februari 2016

2nd.

Diposting oleh Diah Novianti di 07.11 0 komentar

Rabu, 10 Februari 2016

Distraught

Diposting oleh Diah Novianti di 07.43 1 komentar

Sabtu, 06 September 2014

Coretan Kecil

Diposting oleh Diah Novianti di 17.19 0 komentar
Tidak ada yang abadi ataupun kekal di dunia ini. Semua pasti akan berangsur-angsur berubah lalu menghilang.

Mungkin kita pernah merasa sedih atas kehilangan atau kesal dengan perubahan. Perubahan tidak selalu ke arah yang negatif, perubahan bisa juga ke arah yang positif. Setiap orang berhak berubah untuk suatu alasan. Setiap orang mungkin pernah merasakan sakit atas perubahan. Atau malah bahagia dengan perubahan itu. Percaya aja, nggak semua di dunia ini harus seperti yang kita mau. Semua pasti akan berubah tergantung waktunya, perlahan-lahan atau tiba-tiba.

Tapi sekarang kita harus sadar kalau di dunia ini nggak ada yag sifatnya kekal atau abadi. Semua akan berubah. Jadi kamu harus siap dengan segala sesuatu ataupun seseorang yng berubah J

Jadi untuk mereka yang berubah kepadamu atau sesuatu menghilang darimu, ikhlaskan lah. Doakan saja agar mereka selalu di jalan yang terbaik. Berdoa saja, mungkin dengan begitu hidupmu jauh lebih indah J

Jumat, 14 Februari 2014

Diposting oleh Diah Novianti di 07.07 0 komentar

Karena ada kamu, aku bahagia.

Diposting oleh Diah Novianti di 07.01 0 komentar
Aku menatap mata itu lagi. Sudah cukup lama. Mata itu selalu memancarkan sinarnya dibalik warnanya yang hitam penuh itu. Aku senang mendeskripsikan semua tentang kamu. Bagiku, itu sangat menarik. Apalagi mata hitam penuh yang mempunyai berbagai maksud dan makna tertentu itu.

Aku suka ketika kamu tersenyum. Rasanya semua senyum yang kamu punya hanya ditujukan untuk aku. Hahaha! Aneh ya, sebegitu membiuskah senyum kamu bagiku?

Aku senang melihatmu kalau lagi tertidur. Wajahmu seperti anak kecil tanpa dosa. Matamu yang indah itu menyisakan sedikit bagian putihnya. Lucu.

Aku senang mendengar tawamu. Rasanya kamu bahagia sekali kalau sedang tertawa. Tawa yang tidak biasa itu membuat kamu jadi semakin terlihat ceria. Membuat kamu terlihat seperti anak kecil yang sangaaaaaat bahagia.

Aku tertarik pada berbagai tingkah laku kamu yang masih kekanak-kanakan. Aku senang melihatmu bercanda dengan berbagai gurauan yang kamu punya. Aku senang melihat tingkah kamu. Aku senang berada di sampingmu.

Dan, aku senang mengenal semua tentang kamu.

Aneh ya, aku kira akhirnya tidak akan seperti ini. Padahal awalnya hanya biasa-biasa saja. Sebenarnya ini bukan apa-apa juga bukan tentang apa. Aku hanya merasa senang bertemu kamu. Pria dengan mata bulat hitam sempurna yang taat pada agamanya.

Padahal, hanya dengan kita bisa sama-sama saja aku sudah merasa senang. Tapi ternyata Tuhan punya rencana lain, rencana yang lebih indah dari yang terjadi selama ini. Karena setiap kejadian pasti akan ada masanya dimana ia terjadi dan Tuhan tahu kapan Ia harus menjalankannya. Sungguh, sutradara yang hebat!

Rasanya masih banyak lagi deskripsi tentang kamu. Si Aremania yang pintar menyembunyikan sesuatu. Aku bingung harus merangkai kata apalagi, karena dengan sesederhana itu, kamu alasan dibalik kebahagiaan terpendam aku selama ini.


Karena ada kamu, aku bahagia…

Rabu, 08 Januari 2014

Diposting oleh Diah Novianti di 06.00 0 komentar

Jika aku sebuah bintang...

Diposting oleh Diah Novianti di 05.59 0 komentar
Jika aku sebuah bintang…
Berpendar cahaya dalam kegelapan
Menghiasi langit malam yang kelam

Jika aku sebuah bintang…
Berapa pasang mata yang akan menatapku
Berada jauh di langit sana

Jika aku sebuah bintang…
Akan adakah yang melihatku sebagai bintang paling terang
Yang akan menjaga cahayaku
Juga keberadaanku

Tuhan dan Kita

Diposting oleh Diah Novianti di 05.55 0 komentar
Katanya dunia ini menarik karena ada perbedaan. Benarkah? Bagaimana jika dihubungkan dengan aku dan kamu? Atau kita? bisakah kalimat tadi tetap pada pendiriannya?

Beda. Beda. Beda.

Satu kata tapi terkadang memiliki banyak luka. Satu kata di antara kita yang seolah menjadi dinding pembatas antara bumi dan langit. Jika aku menjadi bumi dan kamu langitnya, bisakah perbedaan menjadi pemersatu kita?

Entahlah.

Aku bingung. Aku ragu.

Jika kita memanggil Tuhan dengan nama yang berbeda, masih bisakah kita bersatu dan memadukan rasa? Atau jika kita memanggil Tuhan dengan nama yang sama, maukah Ia memberikan jalan yang terbaik untuk kita?

Tuhan…

Jika aku dan dia berdoa di tempat yang berbeda, akankah dinding pembatas itu bisa dihapuskan? Akankah aku dan kamu bisa menjadi kita? Maukah Engkau menyatukan dua insan-Mu yang berbeda ini?
Bagaimana dengan keluargaku? Atau keluarganya? Akankah mereka bisa menerima keadaan kita juga keberadaan kita yang selama ini ada?

Tuhan…

Kuatkalah aku. Juga dia. Berikanlah aku jalan-Mu.
Agar aku bisa memilih.
Mendapat kebahagiaan dan semua yang kucari.

J

PHP (Pemberi Harapan Palsu?)

Diposting oleh Diah Novianti di 05.54 0 komentar
Ya jaman sekarang pasti udah pada sering denger kata yang satu ini. PHP. Sebenarnya PHP itu apa sih? Yuk kita bahas ~

Sebenarnya gak akan ada yang pernah ngerti sama kata PHP. Kenapa? PHP itu relatif. Semua di dunia ini juga relatif kecuali kecepatan cahaya (ini di fisika :D). Di sini PHP menyangkut dua pihak dimana siapa suka sama siapa, siapa berharap sama siapa, dan siapa ngasi harapan sama siapa.

Jatuh cinta dalam diam

Diposting oleh Diah Novianti di 05.52 0 komentar


Aku memandang keluar melalui jendela kamarku. Rintik-rintik hujan mulai tampak pada benda berwarna bening itu. Hujan mulai menunjukkan sisi akustiknya. Gerimis-gerimis kecil itu mulai memenuhi jendela kamarku. Aku sangat suka saat-saat seperti ini. Hujan membawa suasana tersendiri saat ia turun. Lamunanku dibuyarkan oleh suara handphone-ku.

Diposting oleh Diah Novianti di 05.49 0 komentar
Haloha, it's so so so so late. But, Happy New Year all! God bless you! ;D ;D

Rabu, 25 Desember 2013

Diposting oleh Diah Novianti di 05.05 0 komentar

Sabtu, 21 Desember 2013

Di antara wanginya dupa dan merdunya adzan

Diposting oleh Diah Novianti di 08.09 0 komentar
"Hay, lama nunggunya ya? Maaf ya, biasa jumat'an agak lama"
"Ah, bukankah aku sudah biasa menunggumu, tenang saja, aku tak akan pernah bosan menunggumu. Sudahlah, kita jadi ke taman?"
"Oh iya! Ya ampun, hampir saja aku lupa. Ayo!"
"Tadi kamu yang mengumandangkan adzan? Merdu sekali. Aku suka."
"Oh ya? Hehe. Terima kasih. Kamu juga cantik kalau sedang berpakaian adat. Ada aura yang tidak bisa aku definisikan."
"Ah kamu terlalu lebay, Mas. Mau duduk di tempat biasa?"
"Tentu."

"Mas, kira-kira sampai kapan ya?"
"Apanya yang sampai kapan, Dik?
"Kita."
"Sudahlah, bukankah kita sudah sering membahas ini? Biarkan saja semuanya mengalir."
"Ya, tapi sampai kapan?"
"Entah dik, sampai Tuhan mempersiapkan hal yang indah pada waktunya nanti."
"Mas, terima kasih ya."
"Untuk apa?"
"Karena kamu sudah mau menerima perbedaanku."
"Kalau begitu aku juga berterima kasih."
"Tapi ibumu...."
"Jangan terlalu khawatir. Beliau hanya belum bisa menerima. Aku anak laki-laki satu-satunya yang dia punya."
"Hhmm."
"Ada apa, Dik?
"Aku khawatir, Mas."
"Tidak. Jangan bicara ini lagi. Aku ingin kita bahagia dulu."
"Tapi Mas...."
"Ada cinta di sini, di antara kita. Apa kamu mau mengorbankannya?"

Aku terdiam. Membiarkan angin membelai wajahku, langit biru yang akan menjawab semuanya, dan terik matahari yang menjadi saksi. Cinta tapi beda.

Jumat, 22 November 2013

Paris!!!

Diposting oleh Diah Novianti di 06.00 0 komentar
PARIS!!! Ya, salah satu kota paling romantis di dunia ini memang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Kenapa dibilang paling romantis? Mag for Women pun mengungkap alasan kenapa Paris bisa jadi kota paling romantis. Simak selengkapnya.
Paris selalu menjadi destinasi favorit bagi pasangan pengantin baru. Selain eksotis, Paris juga disebut-sebut sebagai kota paling romantis sedunia.

Sejarah
Paris adalah tanah seni dan para seniman itu sendiri. Di dalamnya penuh dengan bangunan dan cerita sejarah kuno di baliknya.
Pelayanan
Berkunjung ke Paris membuat seseorang diperlakukan seperti raja. Sebab bangunannya begitu megah dan pelayanan di sana juga sungguh mewah.
Menara Eiffel
Tidak lengkap rasanya jika ke pergi ke Paris tanpa mampir ke menara Eiffel. Tempat tersebut bahkan sering digunakan banyak orang untuk melamar kekasihnya.
Pemandangan
Entah itu melamar, menikah, atau menghabiskan bulan madu, Paris mampu menyajikan pemandangan yang cocok untuk seluruh momen tersebut bagi para pasangan.
Makanan
Menikmati makan malam di Prancis adalah hal romantis yang bisa dilakukan para pasangan. Sebab selain terkenal dengan makanannya yang mewah, jangan lupakan sajian wine yang menggiurkan.
Di jalan
Banyak sekali pasangan di jalan-jalan Prancis yang terlihat berduaan. Suasana seperti itu pun mendukung bagi para pasangan yang menginginkan hal paling romantis saat berduaan.
Petualangan
Jika tidak suka mengumbar kemesraan di tempat umum, pasangan yang datang ke Prancis juga bisa berpetualang dengan mengunjungi situs dan makam kuno yang tetap membawa suasana romantis.
Museum
Ada puluhan pameran seni yang dilangsungkan di Paris setiap harinya. Selain itu, museum di Paris juga begitu cantik dan memiliki kesan romantis bagi para pengunjungnya.
Jembatan harapan
Salah satu alasan kenapa Paris jadi kota paling romantis sedunia adalah ada jembatan harapan di sana. Konon legenda mengatakan kalau apapun yang diungkapkan di atas jembatan dan menguncinya dengan ciuman mampu menjadi kenyataan.

(www.merdeka.com)

Rabu, 20 November 2013

Miley Cyrus - I'll always remember you

Diposting oleh Diah Novianti di 15.43 0 komentar
I always knew this day would come
We'd be standing one by one
With our future in our hands
So many dreams so many plans

Always knew after all these years
There'd be laughter there'd be tears
But never thought that I'd walk away
With so much joy but so much pain
And it's so hard to say goodbye

But yesterdays gone we gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments so glad I got to know ya
The times that we had I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you

Nananananana

Another chapter in the book cant go back but you can look
And there we are on every page
Memories I'll always save
Up ahead on the open doors
Who knows what were heading towards?
I wish you love I wish you luck
For you the world just opens up
But it's so hard to say goodbye

Yesterdays gone we gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments so glad I got to know ya
The times that we had I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you

Everyday that we had all the good all the bad
I'll keep them here inside
All the times we shared every place everywhere
You touched my life
Yeah one day we'll look back we'll smile and we'll laugh
But right now we just cry
Cause it's so hard to say goodbye

Yesterdays gone we gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments so glad I got to know ya
The times that we had I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you

Nanananana

I'll always remember you
I'll always remember you

Jumat, 25 Oktober 2013

Buat kamu, kak :)

Diposting oleh Diah Novianti di 06.18 0 komentar
Well, pertama-tama aku cuma mau ngucapin holaaa :)))

Semoga kamu dalam keadaan baik-baik saja dimanapun kamu berada ya *apasihkayaksurat*. Makasih karna sampai saat ini kamu masih mau ada di samping aku, semoga kamu bahagia sama aku yg entah aku gatau apa yg kamu rasain sebenernya kalo kamu ada di samping aku. 

Gimana? Susah juga ya? Bali-Tangerang lumayan juga kan? Hahaha. But, I believe, distance doesn't ruin relationship, right? :)

Semoga kamu benar-benar pantas buat aku tunggu ya. Jangan cepat berubah, jangan berubah ke arah yang lebih buruk, lagi :) hehe

Udah lumayan lama ya kita sama-sama. Aku cuma bisa bilang makasih dan maaf untuk semua yang pernah terjadi.

Tapi, tolong.... jangan biarin aku berjuang sendirian. Jangan biarin aku jalan sendiri buat ngejalanin ini semua. Aku butuh kepercayaan, pengertian. Aku butuh kamu, di sini. Bisakah?

Intinya, aku tetep sayang kamu. Entah mau kamu berubah ke arah yang lebih buruk atau masih membiarkan aku berjuang sendirian, aku tau kamu punya alasannya. Entah apapun itu, aku yakin. Aku yakin sama pilihanku, sama keputusan aku, kak. Tolong jangan buat aku ngerasa sia-sia :)

Diantara bulir air mata dan dinginnya malam, aku masih sayang kamu, tetep sayang kamu :'))

Rabu, 18 September 2013

Especially for my BESTboyFRIEND. Thank you :)))

Diposting oleh Diah Novianti di 04.15 0 komentar
Jadi, awalnya kita bukan siapa-siapa. Awalnya kamu dan aku hanya sebatas kenal. Sampai akhirnya kita bukan lagi hanya sebatas "kenal". Dari yang awalnya saling tatap sekarang menjadi saling sapa. Dari yang awalnya saling senyum kini tertawa bersama. Yah. Lucu.
Aku akui, kamu memang perhatian. Bahakan lebih dari orang terdekatku sendiri. Kamu baik, ceria, dan masih banyak lagi sifat yang membuat hatiku cukup terkesan. Aku memang tak bisa menjadikanmu siapa-siapa di hidupku. Kita hanya teman. Dan aku hargai setiap perbuatan baikmu padaku.
Yah. Mungkin kamu belum menyadari, bagiku kehadiranmu membuat hidupku cukup berwarna. Mengurangi kesepian dan mengobati kerapuhanku. Kamu baik. Sangat. Tapi seseorang sepertiku bukan orang yang tepat untukmu.
Maaf, aku tak akan pernah bisa menjadikanmu siapa-siapa. Walau sebenarnya ku ingin seseorang yang lebih baik. Andai semua bisa memilih, tapi hatiku memang bukan untukmu.  Tapi tak akan pernah, tak akan pernah.
Tapi sekarang, kamu bukanlah kamu lagi. Aku tahu kamu mulai tertarik pada gadis lain. Syukurlah, mungkin dia gadis yang tepat bagimu. Tapi kamu berbeda. Berubah. Tak lagi hangat atau bahkan sekedar saling sapa. Seakan-akan kamu tak lagi menganggap aku orang yang pernah menjadi "seseorang" di hidupmu. Orang terdekat dengan kamu.
Tiba-tiba kita seolah tak saling mengenal. Pesan singkatmu tak lagi sama dengan dulu. Aku tahu gadis itu telah mengalihkan duniamu. Aku bahagia. Sungguh. Tapi aku juga merasa sedih. Merasa kehilangan sosok seorang teman. Merasa kehilangan sosok terdekat dalam hidupku, juga perhatian-perhatian yang biasanya ada di setiap malamku. Walau aku tak akan pernah bisa menjadikanmu siapa-siapa, entah mengapa ada sesuatu yang lain. Sebuah perasaan yang tidak bisa didefinisikan. Kehilanganmu. Mungkin.
Jadi, mungkin ini salahku yang menganggap perhatianmu terlalu berlebihan atau menganggap kamu benar-benar memperhatikanku. Mungkin kamu lelah. Mungkin kamu sudah menemukan sosok baru yang jauh lebih baik dariku. Dan aku tak akan pernah bisa menahanmu.
Untuk semuanya, aku hanya bisa mengucapkan terimakasih. Entah untuk apapun itu, untuk kedekatan kita yang cukup abstrak. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, karena aku tahu kamu bukan tipe "penjahat" wanita.
Aku minta maaf karena sampai detik ini aku tidak bisa membalas satu-persatu kebaikanmu.
Well, jangan pernah berubah karena hal apapun itu. Karena diam-diam rasa sakit juga tergores di hatiku :)

Rabu, 12 Juni 2013

Selamat datang di hidup saya, Tuan :)))

Diposting oleh Diah Novianti di 07.37 0 komentar
Perkenalan kita begitu singkat, begitu manis. Awalnya, aku tak mengira ini akan menjadi sebuah cerita yang panjang. Awalnya, aku tak mengira ini akan menjadi sebuah kisah yang manis, yang mampu menjadi magis dalam pikiranku. Perkenalan kita biasa saja, sungguh. Bahkan aku tak menyangka, kamu yang dulunya menyukai teman dekatku sendiri sekarang bisa menjadi sedekat ini denganku.

Sungguh, aku tak bisa menolak datangnya perasaan. Apalagi jika menyangkut kamu, lelaki yang selalu mengisi sel impuls otakku. Entah perasaan apa, aku mulai merasa nyaman denganmu. Merasa bahagia, tenang, atau apapun itu. Kamu sungguh berbeda dengan mereka semua yang pernah datang dan pergi di hidupku, aku bisa menjadi diriku sendiri tanpa pernah malu bersama denganmu.

Halo Tuan, selamat datang di dunia saya yang sempat tak berwarna lagi. Terimakasih telah memberi bias cahaya yang sangat indah dalam hidup saya.  Terimakasih telah membantu saya membangun perasaan yang sempat terpatahkan oleh orang-orang yang hanya bisa menjual omongannya saja. Terimakasih karena telah menjadikan saya menjadi diri sendiri. Terimakasih telah berbeda dari siapapun. Terimakasih untuk apapun.

Kamu, pria yang selalu mengalah untuk setiap kelakuan yang aku perbuat. Maaf jika aku terlalu banyak egois dan mementingkan keinginanku sendiri. Mungkin aku yang masih terlalu kekanak-kanakan sementara kamu begitu dewasa dengan pikiranmu. Kamu, pria yang selalu tersenyum meskipun aku terkadang menyakiti perasaanmu. Maaf aku sudah terlalu egois mengira kamu seseorang dalam hidupmu, padahal kita belum menjadi siapa-siapa bukan? Ah tapi, aku benar-benar tak ingin mengakhiri kisah yang sudah terlanjur manis ini. Maaf aku sudah menjadikanmu orang yang berpengaruh dalam hidupku.

Halo Tuan, tetaplah menjadi kamu yang sekarang. Yang tak akan pernah berubah seiring berjalannya waktu. Tetaplah menjadi es yang tak akan pernah mencair walau suhu terus meningkat. Mungkin sesuatu yang mustahil, karena setiap manusia pasti akan berubah. Tapi, tetaplah menjadi bintang yang terang di hatiku walaupun akan lebih banyak bintang yang lebih terang muncul di sisi langit lainnya. Karena kamu tentu berbeda, karena kamu tentu istimewa di sini (baca; dihatiku)

Tak banyak yang bisa aku ungkapkan dari awal perkenalan kita, karena aku sendiri sadar, tak banyak kata yang bisa diungkapkan oleh betapa manisnya cerita yang terus berlanjut ini. Dan biarkan cerita ini menemukan jalan akhirnya yang bahagia karena setiap cerita pasti selalu mempunyai akhir. Karena aku percaya, aku pasti untuk kamu.

Tuan, sekali lagi. Terimakasih sudah datang ke dunia saya ini dan membawa perubahan yang berpengaruh besar terhdapa hidup saya. Semoga cerita kali ini benar-benar mempunyai jalan akhir yang indah dan aku akan tetap bersamamu. Semoga. Terimakasih telah menjadikan saya seseorang yang sangat istimewa di hatimu. Terimakasih, Tuan.

Untuk kamu yang sangat berarti di hidup saya, terimakasih sudah datang di kehidupan ataupun di hati saya. Semoga Tuhan selalu menyayangimu melebihi aku menyayangimu. Semoga kamu selalu bahagia karena sudah sangat baik terhadap saya. Saya selalu mendoakan yang terbaik, untuk bahagia dan tawamu. Selalu.



Terimakasih :)))

Saya mencintaimu, juga kenangan kita

Diposting oleh Diah Novianti di 07.36 0 komentar
Tiga tahun lamanya kita sudah tak bertemu. Sudah selama itu ternyata. Tak ada lagi kamu juga kisah bersamamu. Tiga tahun lamanya kita sudah sama-sama saling melupakan. Seolah tak kenal satu sama lain, memendam rindu masing-masing.

Ternyata, semuanya tidak semudah yang kukira. Awalnya memang kita berjalan pada garis Tuhan masing-masing, tapi nyatanya? Semua tak lagi sama ketika aku bertemu lagi denganmu.

Mata itu, senyum itu, tawa itu, semua masih belum hilang dari ingatan. Merasuki sel-sel otak yang sudah lama kulupakan. Berhamburan lagi dalam atmosfer ingatan yang sudah lama kubuang.

Mengapa datang kembali? Mengapa membuka luka lama lagi? Aku yang bersusah payah membangun perasaanku kembali seolah mendapat guncangan yang sewaktu-waktu bisa merobohkan pendirianku. Kamu yang datang kembali ketika pergi tak pernah pamit kepadaku, ingatkah pada setiap kenangan yang kita ukir dulu? Ingatkah pada setiap tawa renyah yang selalu dirindukan? Ingatkah pada morning call yang selalu bisa membuatku semangat untuk menjalani hari-hari yang ada? Tapi Sayang, itu dulu. Sebelum kamu pergi tanpa pamit, sebelum kamu mengilang tanpa jejak.

Tentu aku tak bisa memungkiri, pada akhirnya aku juga akan sangat merindukan semua kenangan kita. Bukankah yang hilang akan selalu dirindukan? Tentu saja aku masih mempunyai rasa yang sama, rasa yang selalu ada untuk mencintaimu.

Tapi pantaskah seseorang yang tidak memperjuangkanku sama sekali masih tetap saja aku perjuangkan? Kamu kembali, hanya menorehkan luka lama, yang seharusnya sudah mengering dan juga tak berbekas.
Maaf Sayang, aku tak bisa membohongi diriku sendiri. Aku merindukanmu. Aku ingin kamu pulang dan kembali membangun kenangan bersama. Aku masih mencintaimu juga merindukan kenangan kita.

Jumat, 07 Juni 2013

Diposting oleh Diah Novianti di 03.47 0 komentar

 

Diahhh's Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos